Faktor-faktor yang Harus Dipertimbangkan saat Pilih Sekolah Pilot

Menjadi pilot merupakan salah satu profesi yang menjanjikan. Mengapa? Karena pilot merupakan pekerjaan yang memiliki bayaran tinggi. Akan tetapi, untuk menjadi seorang pilot tidak mudah, Anda harus lulus dari sekolah penerbangan terlebih dahulu. Ngomong-ngomong soal sekolah pilot, saat ini telah banyak sekolah satu ini berdiri. Untuk itu, Anda tidak boleh asal pilih karena ketika salah pilih dapat membuat menyesal nantinya, entah itu Anda tidak lulus tepat waktu atau juga terhenti dijalan akibat sekolah tutup. Bagi Anda yang ingin masuk sekolah pilot ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan terlebih dahulu. Lihat di http://www.sekolahpilot.id/ sebelum Anda memutuskan untuk pilih sekolah pilot dan baca juga artikel berikut ini:

Reputasi sekolah

Reputasi sekolah merupakan faktor penting yang harus menjadi pertimbangan pertama kali saat Anda memilih sekolah pilot. Pastikan sekolah yang akan dipilih merupakan sekolah penerbangan yang memiliki reputasi bagus dimata banyak orang. Reputasi sekolah dapat menunjang karir Anda ketika hendak mencari pekerjaan di maskapai penerbangan. Ini dikarenakan maskapai penerbangan lebih memilih untuk merekrut para pilot lulusan dari sekolah dengan reputasi bagus.

Usia sekolah

Usia sekolah juga menjadi faktor penting yang harus Anda pertimbangkan saat pilih sekolah pilot. Ini dikarenakan usia sekolah dapat mempengaruhi sekolah dapat berjalan maju atau sebaliknya. Tidak menutup kemungkinan sekolah penerbangan yang baru berdiri tidak dapat mempertahankan sekolahnya sehingga sekolah harus tutup akibat bangkrut. Jika sudah begini, Anda lah yang akan menjadi korban. Untuk itu, cari tahu terlebih dahulu sudah berapa lama sekolah berdiri.Idealnya sekolah pilot yang harus Anda pilih adalah sekolah yang telah berdiri di atas 3 tahun.

Fasilitas yang disediakan

Sekolah pilot yang berkualitas, pastinya akan menyediakan fasilitas yang memadai seperti, ruangan kelas, pesawat latihan, laboratorium, bandara latihan, simulator, asrama, dan fasilitas lainnya. Ini semua dikarenakan fasilitas menjadi penunjang agar proses belajar dapat berjalan lancar. Oleh karena itu, ketika Anda memilih sekolah pilot pastikan sekolah menyedikan semua fasilitas lengkap. Jika sekolah tidak menyediakan fasilitas yang memadai, ada baiknya untuk dipertimbangkan. Tanpa tersedianya fasilitas yang memadai, dapat menjadi salah satu penyebab Anda tidak dapat lulus tepat waktu.

Jumlah instruktur

Yang tidak kalah pentingnya untuk dipertimbangkan saat memilih sekolah pilot adalah instruktur. Anda harus mengetahui berapa banyak jumlah instruktur yang ada di sekolah. Instruktur merupakan orang yang nantinya akan membimbing dan melatih Anda ketika belajar dan berlatih. Jika jumlah instruktur tidak sesuai dengan banyaknya jumlah siswa, ini dapat mempangaruhi proses belajar dan membuat belajar tidak efektif. Jumlah instruktur yang seharusnya ada di sekolah yaitu 2 instruktur untuk 5 orang siswa. Nah, jika Anda mengetahui bahwa sekolah tidak memiliki jumlah instruktur yang sebanding dengan banyaknya siswa, ada baiknya dipertimbangkan dengan baik-baik.

Lisensi yang ditawarkan

Faktor terakhir yang harus Anda pertimbangkan ketika ingin memilih sekolah penerbangan yaitu lisensi. Sebagai seorang pilot, pilot license sangat penting karena sebagai surat izin yang harus dimiliki oleh pilot.Lisensi juga menjadi salah satu bukti untuk Anda bisa diterima dimaskapai penerbangan. Selain itu, lisensi juga dapat mempengaruhi gaji dan karir Anda nantinya. Untuk itu, Anda harus pertimbangkanmasalah satu ini, Anda harus tahu tentang lisensi apa saja yang ditawarkan di sekolah pilot pilihan Anda nantinya. Apakah mereka menawarkan semua lisensi seperti, PPL, CPL, IR, dan ME atau tidak. Semakin lengkap sekolah menawarkan lisensi, maka semakin bagus untuk jadi pilihan.

Dengan banyaknya pilihan sekolah pilot, pastinya akan membuat Anda pusing untuk memilih. Maka dari itu, sebelum Anda memutuskanmemilih ada baiknya untuk mempertimbangkan faktor-faktor di atas terlebih dahulu.

Keinginan Jadi Pilot Sebaiknya Dikubur jika…

Pilot tergolong salah satu profesi yang sangat membanggakan dan juga menggiurkan. Bangga karena tidak mudah untuk menggapainya dan kagum sebab gajinya tergolong tinggi dan jenjang karir yang mengagumkan. Menariknya lagi, menjadi seorang pilot bisa keliling dunia secara gratis. Seseorang yang kondisi finansialnya relatif minim belum tentu bisa menyempatkan diri merasakan bagaimana serunya naik pesawat. Sementara bila sudah menjadi pilot, tidak hanya diri sendiri yang bisa jalan-jalan keliling dunia, tapi juga bisa mengajak keluarga. Sungguh profesi sebagai seorang pilot sangat menakjubkan. Siapapun boleh bermimpi menjadi seorang pilot. Akan tetapi, bagi Anda yang mendapat masalah seperti di bawah ini alangkah baiknya jika mengubur dalam-dalam cita-cita tersebut. Berikut tiga masalah yang dimaksud:

Mengalami masalah keuangan

Tidak tercukupinya biaya menjadi salah satu faktor umum yang dapat menghambat pendidikan masuk sekolah pilot. Terlebih lagi biaya sekolah pilot kian tahun makin meningkat. Jika di tahun sebelumnya sekolah pilot bisa ditempuh dengan biaya USD 55000, tapi di tahun sekarang hampir mencapai USD 58000. Biaya tersebut biasanya sudah termasuk tempat tinggal, makan, seragam, transportasi, dan lain sebaganya, tapi hal ini juga tergantung daripada kebijakan masing-masing sekolah. Jika orang tua mengalami masalah keuangan, misalnya penghasilan yang didapat tidak menentu bahkan cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sedang tidak punya jaminan untuk mendapat pinjaman, alangkah baiknya jika keinginan menjadi seorang pilot dikubur dalam-dalam. Terkecuali bila sekolah penerbangan memberikan program beasiswa yang tentunya harus berjuang penuh untuk mendapatkan dan mempertahankannya.

Perlu diketahui bahwa, jika biaya sekolah tidak dapat dilunasi dengan baik kemungkinan besar pendidikan juga akan terhambat. Sama seperti sekolah tinggi pada umumnya, jika tidak membayar uang semeter, tidak bisa ikut ujian. Tentu, hal ini akan membuat pendidikan menjadi terbengkalai dan tertunda bahkan bisa di keluarkan dari sekolah meski sudah membayar setengah dari biaya keseluruhan. Oleh sebab itu, perlu dipertimbangkan lagi bila masih ingin berkutat masuk sekolah penerbangan dengan keuangan yang pas-pasan.

Mengidap suatu penyakit

Kesehatan merupakan salah satu syarat utama menjadi seorang pilot. Selain mencakup postur tubuh yang tinggi 165 cm dan berat badan seimbang, kesehatan fisik juga harus diperhatikan. Dalam hal ini, jika Anda mengidap suatu penyakit kronis ada baiknya pertimbangkan kembali sebelum masuk sekolah pilot sebab masalah ini bakal membayakan keselamatan Anda bahkan juga orang lain. Misal mengidap penyakit jantung, tidak menutup kemungkinan bisa kambuh ketika pesawat mengudara di ketinggian ribuan kaki. Dapat dipastikan bahwa keselamatan para penumpang bisa terancam karena Anda tidak mampu mengendalikan pesawat dengan baik. Begitu juga dengan pendengaran, pilot harus aktif berkomunikasi dengan Air Traffic Control supaya penerbangan bisa berjalan aman dan nyaman. Namun bila telinga bermasalah, bukan tidak mungkin bakal membahayakan penerbangan. Apalagi jika penerbangan dilangsungkan dengan jadwal yang padat tentu akan sangat membahayakan kesehatan. Itulah sebabnya jika mengalami suatu penyakit kronis mesti dipertimbangkan kembali cita-cita sebagai seorang pilot.

Memiliki mental yang minim

Impian menjadi seorang pilot sebaiknya juga dikubur jika mental yang dimiliki minim. Mental bisa dilihat dari keberanian menerbangkan pesawat, tidak takut akan ketinggian meski di atas 3000 kaki atau bahkan lebih. Ingat, tantangan dan resiko menjadi pilot sangat tinggi. Jika takut jatuh karena ada kabut asap, cuaca buruk, awan kumulonimbus, atau bahkan pesawat mengalami gagal mesin bukan tidak mungkin Anda akan sulit memperoleh jam terbang. Perlu diketahui bahwa, jika jam terbang yang Anda miliki sangat cetek dapat dipastikan akan susah memegang lisensi. Sejatinya lisensi (surat izin terbang pilot) bisa diperoleh dengan jam terbang tertentu. Yang lebih mengkhawatirkan lagi, dengan jam terbang yang sedikit, lisensi kurang mendukung, kemungkinan besar akan sulit diterirma bekerja di airline karena pesaing banyak dan hanya pilot yang memenuhi syarat lamarannya akan diproses. Dengan kata lain, percuma masuk sekolah pilot jika mental yang dimiliki minim, tidak menutup kemungkinan bisa menggangur usai pendidikan karena bekal pengetahuan dan kemampuan terbang sangat sedikit.

Setelah menyimak uraian di atas tidak mengherankan jika dari sekian banyak orang yang bercita-cita menjadi seorang penerbang, hanya segelintir yang mampu mewujudkannya. Namun jangan berkecil hati, bisa jadi cita-cita yang belum dapat diwujudkan sangat beresiko bagi Anda dan pandai jadi profesi lain seperti dokter juga tak kalah berjasa yang mana bisa membantu banyak orang. Oleh karena itu, jangan pandang kegagalan dari salah satu sisi, ambil hal positif dari kegagalan tersebut.