Seputar Persyaratan Sekolah Pilot, Mitos atau Fakta?

Menjadi seorang pilot bukan perkara mudah. Ada banyak tahapan yang harus dilalui. Masuk & mendapatkan pendidikan serta pelatihan di sekolah pilot menjadi tahapan awal menjadi seorang pilot. Untuk bisa masuk ke sekolah pilot, ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Banyak mitos dan fakta yang bermunculan terkait dengan persyaratan sekolah pilot. Ada yang terpaksa mengurungkan niat untuk masuk sekolah pilot karena informasi yang beredar seputar persyaratan sekolah pilot padahal hanya mitos belaka. Ada pula yang justru tidak percaya dengan informasi yang beredar seputar persyaratan sekolah pilot padahal fakta adanya. Sebagai orang awam yang tertarik masuk sekolah pilot, Anda harus saring informasi yang diterima jangan “ditelan mentah-mentah” sehingga tidak membuat Anda merasa dirugikan. Mari kita bahas informasi seputar persyaratan sekolah pilot, apakah mitos atau fakta.

Sekolah pilot tidak menerima lulusan IPS

“Calon cadet lulusan dari IPS, tidak diterima oleh sekolah pilot”. Pada dasarnya, seorang pilot membutuhkan penguasaan ilmu fisika yang dipelajari pada jurusan IPA. Dalam pelajaran fisika berkaitan erat dengan tekanan, kecepatan, gaya, zat, dan lain sebagainya yang juga menjadi makanan harian pilot. Maka dari itu, salah satu syarat yang diajukan oleh sekolah pilot adalah harus lulusan SMA dari jurusan IPA. Kendatipun demikian, syarat ini hanya diberlakukan oleh sekolah pilot negeri. Sekolah pilot swasta umumnya tidak mempermasalahkan jurusan, terpenting adalah telah lulus SMA atau sederajat. Di luar negeri pun tidak membatasi siapapun yang ingin menjadi pilot asalkan lulus dalam tes yang diberikan, tidak masalah.

Punya mata minus tidak bisa masuk sekolah pilot

Apakah seorang pilot harus punya mata yang sehat? Jelas, seorang pilot harus punya mata yang sehat untuk meminimalisir kecelakaan. Lantas, apakah ini berarti mereka yang punya mata minus tidak memiliki kesempatan lagi untuk masuk sekolah pilot? Sebetulnya kurang tepat kalau demikian. Mereka yang punya mata minus sejatinya masih ada peluang untuk bisa masuk sekolah pilot meski kecil. Dengan catatan, sebelumnya harus mengikuti operasi LASIK (Laser in-Situ Keratomileusis) yang dikabarkan bisa menelan biaya hingga 15 juta untuk satu mata saja. Keberhasilan LASIK digadang-gadang memiliki tingkat keberhasilan hingga 90 persen. Hanya saja, harus melakukan perbaikan kembali beberapa tahun kemudian untuk hasil yang maksimal.

Punya gigi berlubang tidak diterima sekolah pilot

Seorang pilot harus punya gigi yang sehat dan tidak berlubang itu benar. Sebab, penurunan tekanan udara saat terbang dapat membuat rasa ngilu dan nyeri pada gigi. Kalau punya gigi berlubang, kondisi ini akan semakin dirasakan jika memiliki gigi berlubang. Namun, bukan berarti pemilik gigi berlubang sama sekali tidak ada kesempatan lagi untuk mendaftar di sekolah pilot. Kesempatan masih ada asalkan sebelumnya melakukan tambah gigi, jaket gigi, atau metode medis lainnya untuk memperbaiki lubang pada gigi. Untuk itu, jangan malas sikat gigi 2 kali sehari, hindari makanan yang manis & kadar asam tinggi, serta rutin periksakan gigi ke dokter gigi jika ingin jadi pilot.

Rasa penasaran Anda seputar mitos dan fakta beberapa persyaratan sekolah pilot sudah terjawab? Kalau sudah syukurlah. Sebetulnya, masih banyak informasi-informasi yang beredar seputar persyaratan pilot yang belum tentu kebenarannya. Seperti batasan usia, mendapatkan lisensi, biaya sekolah pilot, tinggi badan, pesawat latih, dan lain sebagainya. Mungkin di lain waktu, kita akan membahas ini oke 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *